Tuesday, March 17, 2015

MY HOLIDAY IN PICTURES: KOREA MARCH 2015 PART 2 (NAMI ISLAND)

3 comments
 
5 March 2015

Kalau kata orang-orang belum lengkap ke Korea kalau engga ke Nami Island. Pada tahu dong Nami Island itu tempat shooting nya Winter Sonata yang super ngehits itu.

Karena kita ga pakai tour akhirnya kita memutuskan untuk mencari jalan sendiri untuk menuju ke Nami. Dari google banyak banget suggestionnya. Ada yang nyuruh naik bus, ada yang subway bahkan kalau kaya bisa naik taksi. 

Akhirnya kita memutuskan untuk naik subway kemudian pindah ke ITX Train karena selain simple, pasti sampai, waktu tempuh nya juga lebih cepat daripada naik bus. Pokoknya dimanapun kalian stay,  cari aja yang menuju ke Gapyeong Station. Nanti dari Gapyeoung Station kita tinggal ambil taksi menuju ke Nami Port (cost nya cuma 3000 won atau setara Rp. 30.000 kok taksinya). 

Nah dari sana kita beli tiket masuk kemudian menyebrang dengan menggunakan kapal.

Sampai disana super amazed dengan pemandangan yang ada. Ibaratnya kaya ngeliat wallpaper gitu. Cantik bangeettt! Plus dingin banget!! Di depan pintu masuk kaya ada bongkahan es tinggi banget yang aku sebenarnya gatau itu kalau mencair dalemnya apa yah. Mungkin ada yang tahu?
Pas aku semakin masuk ke kawasan Nami, gatau kenapa kok kayanya dingin nya lebay gitu. Melebihi dingin yang kemarin-kemarin. Sampai aku tiba-tiba amazed ternyata air disana pada beku, bahkan ada yang sampai bisa diinjek. Pas lihat ternyata suhunya -12C. Ga heran bisa dingin banget begini.
Karena ga tahan dingin akhirnya kita memutuskan untuk lunch dulu di restaurant terdekat. Yang surprisingly enak bangeeettttt!! Sayang aku lupa nama resto nya. Trus pas sampai sana aku salah gitu cara makannya. Seharusnya dimasak dulu baru dipotong, eeh aku malah kebalik. Hahahahaha..
Setelah kenyang, kita berhenti dulu for a cup of warm chocolate and churros
Ga jauh dari tempat kita makan ternyata banyak banget spot-spot cantik. Dan disana rata-rata pohon nya tinggi-tinggi dan dibuat berjajar. Kebayang kalau dengan berbagai musim pasti cantik banget, bisa beda-beda gitu atmosfirnya.
Another pecyaaah moment adalah sewaktu kita berjalan semakin ke dalam ada ujung pulau yang langsung menuju ke danau. Danaunya bersihhhh banget dan biru banget. Selain itu masih banyak burung terbang dan aku kaya denger suara burung pelatuk gitu lagi matok-matok kayu. Cantik banget. Ini yang kalian lihat kan fotonya yah, itu aja udah cantik banget, aslinya berkali-kali lipat lebih cantikkkk!

Setelah puas berjalan-jalan sebelum kembali disana aku mencoba salah satu snack yang belum pernah aku temuin sebelumnya, yaitu Pancake, atau dalam istilah Korea dinamakan Hotteok.
Hotteok ini berbeda dengan pancake biasanya karena kalau dari rasanya itu kaya kulit nya martabak telor gitu, krispi. Tapi dalamnya ada kaya selai yang terbuat dari brown sugar dan peanut. Dan juga sedikit ada rasa cinnamon nya. Enak bangeeet!
Overall aku sih bisa bilang kalian wajib sih datang ke Nami Island kalau kalian pertama kali mengunjungi Korea. Karena tempatnya bagus bangettt! 

The Famous Winter Sonata
Di perjalanan menuju ke pool taksi aku sempatkan untuk jalan-jalan disekitar situ. 
Setelah itu kami pulang dengan menggunakan rute yang sama. Rata-rata jarak tempuh sekali jalan 1.5 jam kurang lebih. Tapi ga kerasa sih karena pemandangan nya di kiri kanan juga ga membosankan :).


Next Destination: Seoul Towerd, Bukchon Traditional Village and Hongdae Night Scene


to be continued ~


QUICK TIPS:
Kamu punya berbagai cara untuk menuju ke Nami Island:
1. Bus, please refer to this.
2. Subway, please refer to this.
3. ITX Train, please refer to this.

Aku pilih ITX karena selain lebih cepat, rute nya juga ga ngebingungin. Saran aku sih kalian download dulu aplikasi Subway and Train di Korea karena akan sangat membantu banget.


Love,





3 comments:

  1. Keren kak :) jadi pengen ke korea lagi deh. Btw visit blog aku yyah :)

    ReplyDelete
  2. Thank bwt updatenya kak..

    keren keren view nya :)

    ReplyDelete

 
© 2014. All original content is by and belongs to Lizzie Parra unless stated otherwise. Designed by Mata Angin Studio